Posted in Arsyad's Journal, Yaa Bunayya

Diary of BLW ala Arsyad Part 4

Makin ke sini, mamak sama bapake kok jadi seperti yang “hampir putus asa” dengan progress BLW Arsyad. Apalagi kalau Arsyad sudah bertemu makanan yang tekturnya empuk. Baaah.. malah habis itu dibejek-bejek (baca: diremas). Mana lebih seringnya, Arsyad tidak bisa anteng dan betah kalau sedang makan. Baru sebentar sudah kepingin “turun” dari high chair-nya.

Memang sih bisa dievaluasi dari waktu dan moodnya juga. Arsyad tidak bisa makan tok jam segitu karena bisa jadi di jam tersebut Arsyad masih tidur, atau baru bangun jadi masih “lulungguh” (mengantuk) dan lebih memilih ngASI. Bisa juga karena dianya tidak terlalu kepingin makan. Papanya sampai lebih memilih spoonfeeding-an daripada menemani Arsyad ber-BLW ria. *me too sometimes*

Akhirnya, beberapa minggu yang lalu, porsi SF Arsyad mungkin agak lebih banyak daripada BLW-nya. Tapi makan biskuitnya makin jago sih. Tak apalah. You grow and learn so fast, Son. It is your mom and pap who still struggle to keep up. Anyway, ini pengalaman pertama Arsyad makan brokoli. Nampaknya, bentuk brokoli dan kembang kol cocok untuk Arsyad yang sangat kuat genggamannya. Jadi mereka tidak mudah hancur seperti sayuran/buah lainnya karena batangnya sangat padat dan Arsyad bisa menghisap-hisap bagian “rambut” brokoli/kembang kol.

20160601_075825
Bukannya dikondisikan dulu supaya tangan kiri tidak dipakai makan, malah dokumentasi dulu. Ckck
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s