Posted in Catatan Kajian, Kisah Mamak, Yaa Bunayya

3 HAL !

Sepenggal catatan seminar Parenting bersama Bunda Kurnia 

Alhamdulillahirabbil’aalamiin.. Minggu pagi cerah nan ceria ini Mamak dan Papake Allah langkahkan kakinya hingga bisa sampai ke Gd. Rabbani Hypnofashion di Jl. Dipati Ukur untuk mengikuti Seminar Parenting ” Pesan Nubuwah dari Manusia Pilihan ” bersama Bunda Kurnia Widhiastuti, pakar parenting dan pengasuh Sygma Learning Community.

Di rumah Mamak komat-kamit supaya dapat doorprize *eh*. Doorprize berupa ilmu pasti yang nantinya Mamak dan Papake harus amalkan. Well, readers.. ada buanyaaaaak sekali ilmu yang embikin Mamak dan Papake meriang saking miskinnya ilmu yang kami peroleh selama ini. Huhuu. Tapi di tulisan Mamak kali ini, Mamak akan bahas 3 HAL yang menjadi garis besar materi yang disampaikan Bunda Kurnia. 3 HAL yang harus dipegang erat dan dipahami oleh para parents sekalian.

Continue reading “3 HAL !”

Posted in Kisah Mamak, Ulasan Buku

Ilmu Pasti

Keluarga kami adalah keluarga yang masih menyimpan TV di rumah. Dinyalakan untuk melihat berita dan beberapa tayangan yang kami anggap “aman”, seperti Khalifah, Ruqyah, Poros Surga, Laptop Si Unyil, dan Serial Upin & Ipin. Dan kadang kami gunakan untuk menonton beberapa film yang ditayangkan di beberapa stasiun televisi. Nah, tayangan yang pertama disebut tadi adalah “tontonan wajib” di hari Minggu sebelum kami memulai aktivitas, bebersih rumah atau berkebun biasanya. Tayangan Khalifah ini sangat menginspirasi dan menohok kami dalam-dalam, membuat kami berpikir betapa Mamak dan Papake telah dibutakan sewaktu sekolah dulu. Kami tahunya (sedikit sebetulnya) para ahli-ahli sains dari Eropa, begitu terpesona dengan kecerdasan mereka merangkum rumus demi rumus yang hingga saat ini gagal kami kuasai sepenuhnya. *Antara terpesona dan “hayang ceurik” karena tidak mengerti* . PADAHAL! Sumber dari segala pengetahuan yang mereka persembahkan pada dunia adalah berasal dari ilmu yang telah dikaji dan dikitabkan oleh para ilmuwan muslim jauh sebelum ilmuwan barat lahir. *very deep sigh* Continue reading “Ilmu Pasti”

Posted in Karya Papa, Kisah Mamak, Mari Berkebun

Dibuang Sayang

9644163479_90707d8e46_b

“Jangan dibuang kulitnya!” Begitu seru Papake, ketika melihat Mamak membereskan sisa-sisa peperangan tangan Mamak dengan talenan, pisau dan bawang merah.
“Ih, memangnya buat apa? Kan biasanya juga ngga dibuang. Disatukan sama sampah organik lainnya.” 

“Ya, jangan disatukan. Mulai sekarang, kalau Mamak kupas bawang merah si kulitnya kumpulin, yak! Di tempat terpisah.” Kata Papake sambil memindahkan tumpukan kulit bawang merah ke sebuah wadah. 

Ternyata oh ternyata.. Papake sulap itu si kulit bawang merah jadi pawang hama (pestisida, red) buat tanaman-tanaman yang ada di kebun mini kami. Tidak bisa langsung dipakai memang. Kulit bawang merah yang dikumpulkam dalam wadah itu harus direndam dulu dengan air panas setidaknya semalaman. Nah, yang nanti diberikan pada tanaman adalah cairan hasil rendaman kulit bawang merah itu. Supaya lebih jelas, Mamak kasih contekan how-to pestisida organik berbahan kulit bawang merah, di bawah ini.

  1. Kumpulkan kulit bawang merah dalam sebuah wadah. Wadah yang cukup untuk menampung kulit bawang dan air. Takaran kulit bawang dan airnya sekitar 1 : 1, jadi wadahnya harus bisa kasih space-nya setengah untuk kulit bawang, setengahnya lagi untuk air.
  2. Rendam kulit bawang tersebut dengan air panas. Diamkan minimal semalaman.
  3. Jika akan digunakan, terlebih dahulu air rendaman kulit bawang harus disaring dahulu, sehingga menghasilkan hanya airnya saja.
  4. Lebih mudah jika memberikan pestisida ini pada tanamannya dengan menggunakan sprayer. Jadi air rendaman yang sudah disaring dimasukkan ke dalam sprayer untuk kemudian disemprotkan pada tanaman bagian batang ke atas.

Resep kulit bawang ini disponsori oleh pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung yang diikuti Papake beberapa hari yang lalu. Kalau dari hasil Mamak kepo-kepo di tulisan beberapa blogget yang adalah hobiis bercocok tanam, mereka tidak hanya membuat pestisidanya dari kulit bawang merah saja tapi kulit bawang putih dan bombay pun mereka campurkan dan seduh untuk menemani tea time mereka dengan sepiring kue ataupun cake. Hayissh. Bukaaan… Maksudnya, mereka campurkan jadi satu dengan air panas untuk diambil air rendamannya dan disemprotkan pada tanaman-tanaman mereka sebagai pestisida.

Posted in Fiksi, Kisah Mamak

Sepasang Mata Bola yang Menari

2

Sepasang Mata Bola yang Menari

Siang ini entah mengapa begitu terik. Membuat peluh bercucuran di dahi Julia yang sedang berjalan pulang dari sekolahnya menuju Rumah Al-Barru, sebuah rumah asuh bagi anak-anak yatim piatu yang kini menjadi tempat tinggalnya. Meski begitu, Julia menikmati perjalanan pulang solonya tanpa Nisa. Julia dan Nisa bersekolah di tempat yang sama walaupun tidak satu kelas, tinggal di rumah yang sama, dan menempati kamar tidur yang sama. Biasanya mereka pulang sekolah bersama-sama tetapi hari ini Nisa ada kerja kelompok dengan beberapa teman sekelasnya dan meminta Julia untuk pulang duluan.

Sudah sekitar setengah windu Julia bersahabat baik dengan Nisa. Empat tahun silam di hari pertama kedatangan Julia di Rumah Al-Barru, Nisa lah yang menyambut Julia dengan ceria, seolah-olah ingin mentransfer kebahagiaan pada Julia yang masih berkabung atas kepergian Abah, kakeknya Julia. Continue reading “Sepasang Mata Bola yang Menari”

Posted in Mari Berkebun

How to Grow a Lemon Tree from Seed

Alhamdulillah~
Our family is in need of the how to grow a lemon from seed and find this site! Can’t wait to execute the steps 😀

Growing Wild

When life gives you lemons, grow trees!

If you’ve ever seen a flowering lemon tree, you’ll understand why. For those of you who haven’t, allow me explain. Their lush, dark green, oval leaves have a glossy texture that shimmers in sunlight. Their delicate white flowers bloom with a citrus fragrance and are soft to the touch. Their exotic nature provides an alluring quality. And, finally, they bear the exciting possibility of fruit!

Typically, lemon trees flourish outdoors year-round in hot, sunny regions, but they can also thrive indoors as edible houseplants in cold-season climates. At the organic food store where I work we have a healthy lemon cutting producing massive fruit in a garage setting all year. It makes for an impressive sight during the dead of a Canadian winter!

And while rooting cuttings is a sensible option for fast fruit, lemon tree cuttings are not readily available in many…

View original post 1,002 more words

Posted in Arsyad's Journal, Kisah Mamak

Asiknya BerCLODI

20160713_154309

Dulu, mana tahu Mamak kalau di dunia ini ternyata sudah ada teknologi kain yang bisa menyerap dan menampung pipis bayi selama beberapa jam. Semacam bentuk lebih kece dari popok sekali pakai. Iya lebih kece. Soalnya menurut Mamak, kain itu bahannya lebih aman buat bayi dan lebih ramah lingkungan. Secara bisa dicuci dan dipakai kembali, ngga langsung buang gitu habis pakainya. Mamak sempet galau sih pas sudah menikah, memikirkan urusan persampahan. Langsung menerawang ke masa dimana Mamak nanti sudah punya bayi. Mau segede apa ini keresek sampah yang dititip ke Abah-abah pengumpul sampah tiap harinya. Konsumsi popok kan ngga mungkin cuman satu per harinya. Continue reading “Asiknya BerCLODI”