Posted in Arsyad's Journal, Kisah Mamak, Yaa Bunayya

Téko Karuhun

Inginnya sih bercerita fiksi, tapi apalah daya ini ceritanya benar-benar terjadi. Sedikit digubah oleh penulis agar sedap saja dipandang mata. *Mamak kalo nulis banyak bumbunya, kalo masak malah pelit nabur bumbu, hihihi* Continue reading “Téko Karuhun”

Advertisements
Posted in Kisah Mamak

kASIh yang terbaik

Dari sebelum menikah, Mamak memang sudah berniat untuk memberikan hanya ASI pada anak-anak Mamak sampai usia mereka 6 bulan (ASI Eksklusif). Mamak sungguh senang karena IMD (Inisiasi Menyusui Dini) berhasil dilakukan dengan cerdas oleh Arsyad yang baru berusia beberapa belas menit itu. Terlebih ASI-nya juga cukup lancar meskipun di awal keluarnya sedikit-sedikit. Sayangnya, ketika Arsyad umur 1 bulan, kuning di tubuhnya tidak kunjung hilang. Setelah cek darah, kadar birilubinnya masih tinggi tapi tidak sampai angka bahaya. Dokter bilang Arsyad “cukup” diterapi sinar biru selama beberapa waktu sambil dipantau perkembangannya. Dalam 5 hari, kadar birilubinnya turun ke angka normal dan hasil cek lab tidak menunjukkan ada indikasi penyakit hepatitis. Nah, ketika menjalani terapi sinar ini, Mamak kurang bisa mengontrol emosi yang berakibat pada stress berlebih dan kelelahan. Mamak sampai keteteran menyediakan ASIP untuk diantarkan ke klinik tempat Arsyad dirawat karena Arsyad membutuhkan asupan cairan yang lebih banyak dari biasanya (akibat panas selama penyinaran). Memang, Mamak lalai karena tidak mulai menabung stok ASIP dari awal. Ini penting untuk saat-saat seperti ini. Apalagi Mamak sebenarnya (masih) berstatus ibu rumah tangga paruh waktu alias ibu pekerja, seharusnya Mamak lebih giat dalam menyiapkan bekal ASIP untuk Arsyad nanti ketika Mamak kembali bekerja. Pelajaran yang sangat berharga untuk diingat dan lebih diperhatikan saat adik-adik Arsyad lahir kelak.

Continue reading “kASIh yang terbaik”

Posted in Kisah Mamak

Kumaha sih Nyeuseuhna?

Hehee.. Judul di atas Mamak pakai bahasa Sunda yang kurang lebih kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia adalah, “Bagaimana sih mencucinya?”

Mamak tulis ini mudah-mudahan bisa jadi referensi buibu perihal cuci-mencuci CLODI alias popok kain modern. Atau bisa juga jadi inspirasi buibu yang belum coba pakaikan CLODI ke bayinya, untuk segera memerdekakan si adek bayi dari popok sekali pakai. Merdekaaaaa!!! *Efek 17 Agustusan* Continue reading “Kumaha sih Nyeuseuhna?”

Posted in Arsyad's Journal, Fiksi, Kisah Mamak, Yaa Bunayya

Sapi dan Tikus

Suatu hari………

Ada seekor sapi melewati sebuah pedesaan. Si sapi hendak mencari rumput makanannya di sawah. Ketika tiba di sawah, si sapi melihat seekor tikus sedang mencoba mencuri padi.

Sapi berkata, “Moooo…. Apa yang kamu lakukan tikus?” Tikus kaget dan menjawab terbata-bata, “Citt… ciiiitt.. Aku.. eh aku.. aku sedang membawa padi milikku! Ciiit.. ciitt..”

Sapi curiga, “Moooo…. Benarkah? Memangnya kamu bisa menanam padi?” “Tentu saja! Cittt.. ciiitt!” Jawab tikus.

“Moooo… Kalau begitu, coba tunjukkan padaku bagaimana caranya?” Tanya si sapi lagi.

Continue reading “Sapi dan Tikus”