Posted in Catatan Kajian, IIP, Kisah Mamak

改善, The Philosophy

改善 (Kaizen) adalah sebuah filosofi Jepang yang secara singkatnya dapat diterjemahkan sebagai perubahan ke arah yang lebih baik. (Kemudian “disurakan” sama para pemaham Japanese). Oke, jadi ini ada tulisan NHW terakhir. Hiks. NHW ke-9 ini, para buibu diminta untuk bisa menjadi ibu yang berperan juga sebagai Agent of Change. Yeah, the double agent mom. Sebenarnya, title ibu itu perannya sangat banyak seperti yang sudah dibahas di materi-materi matrikulasi sebelumnya. Nah, kali ini peran yang harus ditaklukan si ibu adalah peran agen perubahan, salah satunya dengan terlebih dahulu memahami dan mempelajari filosofi Kaizen ini. Mamak akan coba bahas tentang Kaizen di tulisan yang lain, ya. Jadi mari langsung ke NHW-nya saja.

PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE

Continue reading “改善, The Philosophy”

Posted in Kisah Mamak, Yaa Bunayya

Cacak dan Méméng Besar

Menurut Kamus Bahasa Arsyad Terkini, Cacak adalah reptil kecil yang hobinya merayap-rayap di dinding: Cicak. Méméng adalah binatang yang termasuk mamalia yang sering dia temui di sekitar rumah bolak-balik mencuri kesempatan menangkap ikan-ikan Arsyad di kolamnya: Kucing. Usia Arsyad saat ini sudah masuk 17 bulan. Usia dimana orang-orang gemes bilang, “Gera tiasa nyarios atuh!” (Ayo cepet bisa ngomong dong!). Termasuk kadang emaknya. Ehm. Abis yaaaa…kan manusiawi kalau banyak komentar sana sini kadang bikin Mamak gemes juga yak jadi ikutan baper dan ngga selow. Hmmm.. istigfar..

Oke, jadi tadi itu sekelumit tentang vocabulary-nya Arsyad yang luar biasa. Akhir-akhir ini doski sudah bisa memproduksi sebuah kalimat sih. Semisal, “Méng.. mamam.” (Kucing makan). Meskipun masih seringnya satu kata, satu kata. Satu kata penuh makna. Hahaa. Gemes Mamak sekarang bukan karena komentar komentir orang-orang yang berharap Arsyad segera bisa ngomong lancar kayak calon gubernur lagi orasi di tengah kampanye-nya. (Ngga sampe segitunya juga sih.) Tapi lebih ke gemes betapa lucunya kata-kata yang dia produksi, dengan suara khasnya dan nada intonasi sesuai situasi dan perasaan yang dia rasakan. Yes, betul. Arsyad walau belum “béntés” mengucapkan kata-kata, dia seringkali ngomong panjang-panjang dengan nada yang berbeda. Dengan kata-kata yang hanya dia mengerti tentunya. Jadi kita bisa tahu kapan dia kesel, dia seneng, dia tertarik dan bersemangat ya dari nadanya itu. 😀 Mamak mencoba untuk lebih selow melihat dan memperhatikan setiap perkembangan Arsyad, termasuk perkembangan bahasanya ini. Mencoba untuk mengaminkan kata-katanya Abah Ihsan: Continue reading “Cacak dan Méméng Besar”

Posted in Catatan Kajian, IIP, Kisah Mamak

Mission Possible

Dapet mandat mengerjakan NHW ke-8 minggu ini, tetiba jadi keingetan sama sekuel film-nya Oom Tom Cruise. Mamak nonton semua filmnya soalnya Mamak suka cerita-cerita yang bergenre action dan spy gitu. Tapi meskipun suka yaaa.. Mamak alhamdulillah ngga nonton semua filmnya di bioskop. Hahaa.. karena acara menonton di bioskop itu adalah harus mengeluarkan dana, ya untuk tiketnya, ya untuk camilannya. Belum kalau sebelum nontonnya pengen jalan-jalan dulu. Kudu ngeluarin uang untuk jajan tambahan. Yaaa..meskipun tiket nonton di 21 kalao weekdays di sini masih keitung murah, tapi karena sudah teribu-ibu nih, Mamak jadi perhitungan. Hahaa. Jadi, nonton di bioskop itu harus untuk film yang benar-benar…..bagus! Yang worthed lah gitu. Tapi ini tulisan bukan untuk ngebahas ritual nonton keluarga kami ataupun ulasan film-film “Mission  Impossible”, bukaaaan. Karena judul tulisannya juga Mission POSSIBLE, hehehee.

Continue reading “Mission Possible”

Posted in Catatan Kajian, IIP, Kisah Mamak

Be Strong Mom, Be Productive!

Alhamdulillah.. kegiatan belajar mengenyam materi dan mengerjakan tugas matrikulasi minggu ini bisa dilakukan dengan cukup santai karena kegiatan Mama di sekolah “hanya” mengawas Ujian Sekolah kelas XII. Bayangkan! Rabu siang begini, Mama bisa menyelesaikan Nice Homework 7…! Luar biasa.. Biasanya dikumpulkan di hari Deadline-nya meskipun kotretan tugasnya sudah dibuat beberapa hari sebelumnya. Sungguh sebuah prestasi selama 7 minggu mengikuti perkuliah matrikulasi IIP. Maka dari itu, Mama apresiasi pencapaian ini dengan memberikan sebuah buku baru untuk di lahap, oleh-oleh dari Pesta Buku 2017 kemarin di Landmark. Ralat, yang benar adalah meminta Papa membelikan buku buat Mama. :-p

Untuk menjadi strong, tentunya kita harus mengetahui strength yang kita miliki. Tapi menurut Abah Rama, selain kekuatan, kelemahan kita juga perlu ditelusuri untuk kemudian dioptimalkan.

Continue reading “Be Strong Mom, Be Productive!”

Posted in Karya Papa, Kisah Mamak

Akhirnya ya, Pah..

Entah sedari kapan tepatnya Papanya Arsyad ini bercita-cita memiliki kolam ikan di rumah. Hmmm… kalau Mama ngga salah inget sih, pas jaman-jaman kami masih berdua… Sampai Mama mengandung Arsyad pun, Papa masih setia dengan cita-citanya yang satu ini. Mama sih mikirnya, rumah yang kami tempati tergolong kecil, tak punya halaman depan (sendiri). Yang ada halaman bersama yang juga akses jalan lewat kami dan para tetangga keluar masuk jalan besar. Ada sih halaman belakang samping. Tapi sebagian areanya dipakai untuk menyimpan mesin pompa air. Lalu tanaman-tanaman Papa. Mama selalu putarkan pertanyaan yang sama saat Papa mulai meracau cita-citanya ini, “Kolamnya mau dibikin dimana, ih? Sararempit gini..”. Selalu. Seperti lagu yang diulang-ulang terus karena pita kasetnya kusut. (Masih jaman Mak.. pake kaset?)

Sampai pernah beli ikan-ikan kecil, kemudian dia pelihara di dalam beberapa toples kaca besar. Mama sudah wanti-wanti, kalau melihara binatang itu harus benar-benar bertanggungjawab. Ulah sakahayang jeung saukur resep hungkul. (Jangan seenaknya dan sakedar suka saja). Ketika Arsyad sudah lahir, Mama dan Papa jadi bertambah kesibukannya dan mengakibatkan kami lalai terhadap beberapa hal. Dan nasib ikan-ikan ini kemudian berakhir di dalam kolam ikan di saung Abahnya Arsyad. Dua lagi mati sebelum sempat dievakuasi. Hiks.

Continue reading “Akhirnya ya, Pah..”

Posted in Catatan Kajian, IIP, Kisah Mamak

The Rule of Daily Schedule

Nice Homework dari kuliah Matrikulasi IIP kali ini adalah belajar menjadi manajer keluarga handal. Hal ini akan mempermudah para bunda untuk menemukan peran hidupnya dan semoga mempermudah dalam mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya. Ketika dituntut untuk menjadi manajer keluarga yang “handal”, itu berarti Mama harus terlebuh dahulu menjadi manajer yang profesional untuk diri sendiri. Menjadi manajer untuk diri sendiri ini bukan tanpa halangan dan rintangan karena pada kenyataannya, ada hal-hal yang kadang mengganggu proses para bunda menemukan peran hidup. RUTINITAS.

Continue reading “The Rule of Daily Schedule”

Posted in Kisah Mamak, Masakan Mama

Super Milky Cream Soup

Sore yang cukup dingin dan berangin kemarin sore. Papa belum pulang, dan Arsyad bilang “mamah… mamam, mamam” terus. Ckckck. Jadilah cream soup penghabisan yang hanya tinggal seporsi ini kami eksekusi bersama.

Beberapa hari sebelumnya, Papa bawakan cream soup dari sebuah restoran fast food (you know which one), heuheu.. Tapi kok sayang, porsinya terlalu sedikit buat Mamak. Hahahaa.. Akhirnya, Mamak buatlah sendiri di rumah dengan bumbu taburnya cukup garam, gula putih dan merica bubuk. Tapiiiii…. nyaaammm.. so milky… karena ini dibuat dari susu murni hasil perahan dengan penuh cinta, diambil langsung dari peternakan sapinya. Ngga, deng.. Kamis kemarin, beli susu murninya ke pabriknya sih :p Cream soup-nya tambah istimewa karena selain ayam dan jagung, ada wortel dan kacang polongnya juga! Biasanya kan, klo di supermarket gitu, pilihan instan cream soup klo ngga jagung, ayam, atau sayuran. Nah, Mamak ngga mau tanggung-tanggung nih soal gizi, jadi memadukan semuanya: jagung, ayam, dan sayuran! Yeaaah!
Continue reading “Super Milky Cream Soup”