Posted in Family Project, IIP

Family Project : Kebun Rahasia (4)

Well, here’s the story of the 2nd BIG DAY

Karena tiap Minggu pagi itu jadwalnya Papa ke pesantren, jadi kegiatan pagi Mamak ambil alih. Arsyad sudah lebih dulu ingin pergi ke Kebun Rahasia sebelum Mamak ajak dia. “Apiii…! Api…!”, katanya. Mungkin main peran sebagai petugas pemadam kebakaran kemarin cukup berkesan buatnya, jadi teringat-ingat terus. Hihihii. Kami main padamkan api sambil mengulang pelajaran kemarin. Setelah mandi, kami sarapan kupat tahu di rumah Enin dan kemudian berpisah. Arsyad main dengan Bi Caca, Mamak menyiram tanaman. Inginnya sih Arsyad ikut juga menyiram tanaman, tapi apa boleh buat, anaknya lebih memilih “jaja-an” (jalan-jalan). Dan kesendirian ini pun membuat terbersit pikiran untuk menunaikan keinginan yang sudah sekian lama tertunda terus. (Halah apa sih ini..)

Setiap kali menyiram tanaman Hanjuang ini, ingiiiiiiin sekali menyemprotnya pake selang petugas damkar! Hehehee. Jadi ikutan gatal melihatnya. Mungkin, kalau diibaratkan kepala manusia, itu tanaman sudah terkena ketombe akut! Kutu putih di hampir setiap bagian tanaman!! Jadi, selesai menyirami semua tanaman, bergegaslah Mamak ambil alat semprot. Ya.. P3K-nya pake yang ada saja dulu: air. Saking banyaknya si legiun putih ini, Mamak terpaksa potong beberapa helai daun atasnya, yang paling parah. Daun bawah juga dibuang karena (selain untuk mengefektifkan waktu kerja, hehee) memang sudah tampak layu. Lumayan itu si Jeng Cordyline terminalis nyalonnya sampe makan waktu lebih dari setengah jam, dan menghabiskan air lebih dari 6 liter! Hasilnya, cukuplah untuk mengurangi rasa gatalnya. Setidaknya mungkin tidak terlalu mengganggu kenyamanan hidupnya dan mengganggu pemandangan bagi sesiapa yang melihat dia. Utamanya mah sih, supaya kutu-kutunya tidak mengganggu orang yang sedang menjemur pakaian/ malah nempel ke pakaian yang sedang dijemur dekat Hanjuang. Soalnya posisi tumbuhnya di pinggir kiri rumah yang adalah area jemur pakaian bersama.

Next thing to do adalah bebenah kolam ikan. Kolam mini yang sudah berbulan-bulan terabaikan begitu saja. Ikan-ikan di dalamnya hampir semua jadi santapan si memeng yang suka lewat kemari. Kata Papa, kalau mau direkonstruksi lagi kolamnya, harus diganti dulu plastik pelapisnya dan kolamnya ditutup ram kawat biar ikan-ikannya aman, selamat, sentosa. Tadi sehabis sholat subuh, Mamak usul ke Papa untuk menambahkan proyek kolam ini untuk dikerjakan bersama sepulang Papa dari pesantren. Proyek ini untuk mengganti proyek panen ubi ungu yang menurut rumusan rencana akan kami lakukan hari ini. Papa bilang katanya abah-abah yang suka ngumpulin sampah di “cluster” kami meminta semua daun ubi itu. Jadi kalau mau panen ya harus ada abahnya. Perubahan rencana diterima. Maka, saat Papa pulang dari pesantren, Mamak, Arsyad dan Papa pergi ke pasar kaget Jatinangor untuk membeli ikan hias sambil cuci mata. Hihihi.

Di perjalanan pulang dari pasar kaget, Arsyad sudah tertidur. Proyek kolam stage 1 pun dieksekusi oleh kami berdua dengan Arsyad pulas tertidur di kamar. Rangkaian stage 1 adalah (a) pembuatan bingkai penutup dari ram kawat dan bilah bambu, (b) pemasangan plastik pelapis, (c) pemindahan ikan ke dalam kolam, dan (d) pemasangan bingkai ram. Selagi Papa membuat bingkai ram, Mamak menyiangi rumput liar dan menyapu halaman. Alhamdulillah, stage 1 selesai ketika Dzuhur.

Dokumentasi 1
Dokumentasi 2

Sore ketika Arsyad pulang bermain di lapangan RW bersama Papa, dia terlihat senang dengan “kembalinya” kolam ikan yang dulu dia jagai setiap hari. 😀 Tak lupa, sebelum mandi, dia memberi makan ikan-ikannya. PR untuk Mamak besok adalah lebih optimal mengulang pelajaran “makhluk hidup ciptaan Allah” dan “menyayangi ciptaan Allah” karena Papa harus berangkat kerja pagi-pagi sekali dan tadi itu moment-nya Arsyad di Kebun Rahasia hanya sebentar.

BIG DAY hari kedua ini pun ditutup di malam hari dengan cemilan cilok yang dibuat berdua oleh Papa & Mamak. Cilok Cinta. Hihihihi. Nyaaaamm.. ❤

#Day4 #Level3 #MyFamilyMyTeam #KuliahBunSayIIP

Advertisements

One thought on “Family Project : Kebun Rahasia (4)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s