Me Time Itu Produktif, Biar Tidak Jadi Lazy Time

(Keseruan acara Bedah Buku 33 Kisah Me Time & Diskusi “Me Time Produktif, Kayak Gimana sih?” bersama Teh Shanty Dewi A. dan Teh Rahma Tejawati M.)

Bedah-Buku-Me-Time.jpg
Ngeksis dulu boleh, dong! Hihi…

Sabtu kemarin, akhirnya kopdar para pengurus Kelas Berbagi (KB) Cibiru IIP Bandung terlaksana juga, setelah satu bulan tertunda. Minus Teh Triana sama Teh Seruni, sih… Teh Tri sedang membersamai Abyan, putra keduanya yang baru dikhitan, sedangkan Teh Seruni sedang berada di luar kota. Acara kami kali ini bekerja sama dengan ODOP99Days dan DKM Daarul Ikhwan dan Mamak sendiri mendapat kehormatan sebagai narahubung antara pengurus dengan kedua pihak ini, dan jugaaaa… sebagai MC yang merangkap moderator! ๐Ÿ˜€

 

“Aku nervous!”

Begitu ungkap Mamak pada Papa berulang-ulang menjelang acara ini diselenggarakan. Hampir satu semester Mamak tidak berbicara di depan banyak orang, sejak berhenti bekerja sebagai tenaga pengajar di sebuah SMA. (Baca tulisan Mamak tentang cerita resign ini di sini). Jadi, karena ini kali pertama Mamakย goes on another show, setiap melakukan tugas domestik pasti sambil komat-kamit latihan. Hihihi. Itulah, sekelumit tentang masa-masa sebelum acara. Continue reading “Me Time Itu Produktif, Biar Tidak Jadi Lazy Time”

Advertisements

Nyaring Bunyinya! (Read Aloud Workshop bersama Roosie Setiawan)

pbb1ubp6fatb-1680745279.jpgJadi tanggal 29 November tuh Pustakalana mengadakan pelatihan membacakan nyaring bersama Ibuย Roosie Setiawanย di Perpus Kota Bandung yang di Jl. Seram itu. Tapi Mamak tidak tahu infonya, tahu-tahu ada teman yang menayangkan foto Bu Roosie yang sedang mengisi pelatihan itu dan menceritakan bagaimana serunya acara tersebut. -_- Dia yang membuat Mamak iri adalahย Ambunya Kaka! (Heheee, piiissss, Teh Wiiit! ๐Ÿ˜‚)

Suka sedih, deh, kalau ada acara bagus kayak gini terus si Mamak ini tidak bisa ikutaaaaan…. Continue reading “Nyaring Bunyinya! (Read Aloud Workshop bersama Roosie Setiawan)”

Menghitung Semesta

(Aliran Rasa Bulan ke-6 Kuliah Bunda Sayang)

Dari pertengahan bulan November kemarin, Mamak dapat banyak ilmu baru, khususnya tentang betapa indahnya membersamai anak balita belajar. I mean, it’s literally wonderful! Padahal, kalau dirasa-rasa itu, sehari-harinya kami ya, biasa saja. Kadang bermain sesuatu yang disiapkan medianya secara khusus. Tapi setelah dicermati, kegiatan yang menjadi rutinitas kami itu saja ternyata bisa menjadi stimulus matematika logis. Math is around us! Jadi matematika itu bisa diulik dari hal-hal yang terjadi di sekitar kita, hal-hal yang kita alami, kita lakukan sehari-hari. Tidak melulu soal rumus-rumus yang tak jarang membuat kepala pening.

Continue reading “Menghitung Semesta”

Ngulik Matematika Bareng Arsyad (16)

Sejak ikut terlibat membuat jagung meletup beberapa hari yang lalu, Arsyad jadi ketagihan masak! Arsyad memang sering berinteraksi di area dapur. Entah itu ikut mencuci piring, membuat susu untuk dia minum sendiri, bermain peran menjadi koki, atau membuat masterpiece dari limbah sayuran sisa Mamak masak. Tapi baru dalam beberapa hari ini, dia benar-benar tertarik untuk ikut andil dalam kegiatan memasak. Kemarin malam sehabis Isya, saat Mamak menyiapkan bahan-bahan untuk membuat Nasi Goreng Kebuli, Arsyad dan Papa yang baru pulang dari masjid, ikut meramaikan. Jadinya family project dadakan, hihihi. Papa seksi mengupas bawang, Arsyad seksi ulek bumbu dan komando oseng-oseng, Maryam supporter dalam tidur. Saking senangnya Arsyad dalam kegiatan malam tadi itu, Papa sampai pusing. Hihi.. Hingga akhirnya, setelah Papa menuntaskan pekerjaannya dengan bebawangan, Papa ambil alih Arsyad dan mengajaknya membaca buku di ruang tengah.

Memahami Proses

picsart_12-08-02529352768.jpg
Arsyad ketika berusia 20 bulan, pertama kalinya bisa menggerakkan serok di dalam wajan berisi minyak.

Continue reading “Ngulik Matematika Bareng Arsyad (16)”

Ngulik Matematika Bareng Arsyad (15)

Pagi-pagi saat Mamak mengisi ulang baterai gawai, Arsyad gelendotan di kaki Mamak lalu mengulik kabel TV di dekatnya. 

“Mama, ieu uwal!”

Katanya, sambil memainkan kabel hitam yang tidak tersambung ke stop kontak. Dia berpura-pura kabel itu adalah ular. Sejurus kemudian dia membuat kabel itu seolah-olah adalah setir mobil. “Ngeeeng… ngeng..” Serunya sambil mengulirkan kabel yang terlebih dahulu dibentuknya seperti setir, layaknya seseorang yang sedang mengemudikan mobil. 
#Tantangan10Hari #Level6 #KuliahBunsayIIP #ILoveMath #MathAroundUs

Ngulik Matematika Bareng Arsyad (14)

Pagi-pagi setelah diawali dengan rutinitas mandi dan sarapan, Arsyad meminta Mamak melihat-lihat buku gambarnya. Buku gambar yang sudah penuh, sudah berisi macam-macam. Dari mulai gambar-gambar hasil dari imajinasinya, sampai gambar yang dibuatkan Mamak dan Papa atas permintaannya. Ada juga gambar ikan-ikan warna warni yang dibuat Enin karena ditodong oleh Arsyad ketika berkunjung ke rumah. ๐Ÿ˜… 

#Tantangan10Hari #Level6 #KuliahBunsayIIP #ILoveMath #MathAroundUs

Ngulik Matematika Bareng Arsyad (13)

Ada dua halaman yang paling disenangi Arsyad dari buku I Love the Earth, halaman yang menceritakan Kum Kum sedang menyelam ke dalam laut bertemu hiu dan binatang laut lainnya, dan halaman yang menceritakan Kum Kum yang sedang menggigil karena kedinginan di Kutub Selatan. Jadi, tiap akan membuka buku tersebut, pasti mintanya dua halaman tersebut. Pagi tadi, Mamak ajak dia untuk membaca bukunya dari awal hingga selesai halaman penghujung. Baru membacakan sampai halaman ke 7, Arsyad sudah terlihat tak sabaran, ingin membuka halaman favoritnya. He’s 2 afterall, daya tahan konsetrasinya baru sekitar 2 menit. Meskipun begitu, Mamak yakin Arsyad bisa menyimak sampai akhir cerita. Makin menjadilah improvisasi Mamak dalam bercerita. Well, bisa dibilang heboh sendiri lah. ๐Ÿ˜… Tapi terbukti Arsyad mau mengikuti ceritanya sampai tamat, hihi. Continue reading “Ngulik Matematika Bareng Arsyad (13)”

Ngulik Matematika Bareng Arsyad (12)

Pagi tadi Mamak mengajak Arsyad dan Maryam jalan-jalan di sekitaran rumah. Sebelum keluar melewati gerbang, Mamak minta izin pada Arsyad untuk menemani Maryam berjemur. Ternyata, Aa nya ini juga malah asik sendiri dengan air yang mengalir di depan rumah. Kenapa bisa ada air mengalir di depan rumah? Jadi tadi sebelum kami keluar, bibi (ART-nya Enin) mencuci karpet mobil di halaman samping rumah kami. Air bekas cuciannya mengalir sampai ke depan rumah.

picsart_12-05-03-1411773188.jpg

“Jiga ungai!” Continue reading “Ngulik Matematika Bareng Arsyad (12)”

Ngulik Matematika Bersama Arsyad (11)

“Mama, Mama…! Aa emam di lebet ana?”

Tanya Arsyad sambil membawa bukuย I Love the Earth yang dipinjam dari perpustakaan kemarin. Dia menanyakan halaman yang memperlihatkan Kum Kum, tokoh utamanya, makan siang bersama Mr. Waker. Halaman tersebut adanya di buku I Love Time. Jadi, Mamak jelaskan padanya bahwa di dalam buku yang dibawanya itu tidak ada halaman yang diinginkan kemudian mengajaknya melihat-lihat seluruh halaman yang ada di dalam buku tersebut.ย  Continue reading “Ngulik Matematika Bersama Arsyad (11)”