Creativity Burst 1 : Anak Bayi Bikin Flyer

Setelah hampir sebulan libur dari perkuliahan Bunda Sayang IIP, Mamak terbangunkan dari “tidur panjang” dengan kejutan-kejutan dari materi ke-9 yang luar biasa fantastis!

Terkait kreativitas anak, sebetulnya tugas orangtua adalah merawat bukan menumbuhkan karena anak-anak pada dasarnya terlahir kreatif. Seringkali justru Mamak banyak belajar kreatif dari Arsyad. Bagaimana merawat kreativitas anak-anak kita?

  • Kenali kemampuan dan potensi anak-anak.
  • Fasilitasi potensi tersebut dengan berbagai kegiatan yang mereka senangi.
  • Tidak banyak membatasi aktivitas mereka karena apapun yang dilakukan anak-anak, itu semua merupakan proses berpikir dan berkreasi mereka. Perjalan mereka mempelajari banyak hal.
  • Ubah sudut pandang kita, be kid when we are with them.

Dan tantangan level 9 kali ini adalah…

BE CREATIVE!

Para emak ditantang untuk mengasah kreativitasnya dalam menghadapi tantangan yang dialaminya sehari-hari. Yes, tantangan. Di IIP, kita diajarkam untuk memandang masalah sebagai tantangan! Uhuy! Sejauh ini, tugas di level ini adalah yang paling menguji adrenalin Mamak. 😂 Bagaimana tidak, Mamak harus berlatih untuk menemukan solusi dari tantangan-tantangan “rumahan” yang meliputi 4 kriteria! Saat menemukan satu solusi yang dirasa cukup efektif dan efisien, tapi kurang menarik. Ketika ada solusi yang efektif dan juga meningkatkan bonding dengan keluarga, tapi itu-itu saja, tidak lain dari biasanya. Alamak… 😅

Apa kabar hari Kamis di Keluarga Pengeja Semesta?

So hot! Udaranya cukup panas sampai Maryam tidak bisa nyenyak tidur siangnya. Luar biasanya, Mamak siang ini memiliki beberapa pekerjaan yang perlu diselesaikan sebelum sore hari, salah satunya membuat flyer info siaran pengurus Kelas Berbagi (KB) Cibiru IP Bandung di MQ Radio. Ketika flyer masih 80 % menuju finishing, Maryam terbangun untuk kesekian kalinya.

“Baiklah, Nak. Mari kita selesaikan flyer ini berdua!”

Begitu ucap Mamak pada Maryam saat membawanya ke ruang tengah, tempat netbook Mamak menunggu dengan program Adobe Photoshop yang masih terbuka. Setelah mengASI sebentar dan tidak langsung tertidur, Mamak dudukkan Maryam di atas pangkuan, bersama-sama kami tatap layar netbook. Bedanya, kedua tangan Maryam memainkan tangan kiri Mamak, tangan Mamak memainkan keypad dan keyboard. Hihi. Sesekali Mamak ajak dia mengobrol. Hingga flyer berstatus 100 % selesai, Maryam masih mau agak anteng dalam pangkuan Mamak. Nah, pas proses transfer file flyer-nya, Maryam sudah mulai tidak nyaman. Nampaknya dia ingin digendong sampai terlelap sebelum diantar ke tempat tidur. Benar saja, setelah membaca do’a tidur, surat Al Faatihah, Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas beberapa kali, akhirnya Maryam tertidur juga.

Solusi ini memang bukan inovasi baru, hanya evolusi dari yang pernah Mamak lakukan bersama Maryam beberapa bulan lalu ketika dikejar deadline. Hanya saja, Maryam waktu itu cukup mengASI saja kemudian tertidur dalam pangkuan dan Mamak bisa menyelesaikan pekerjaan di depan layar dengan tenang. Tapi solusi ini cukup efektif, terlebih ketika di rumah hanya ada kami bertiga saja.

Siap-siap untuk melakukan revolusi! 😀

 

#tantangan10hari #level9 #kuliahbunsayiip #thinkcreative

One thought on “Creativity Burst 1 : Anak Bayi Bikin Flyer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s