Bepergian dengan Dua Balita Menggunakan Transportasi Umum

Cerita ini berawal dari tahun lalu, dalam rangka memenuhi undangan Mama Wening, Leader IP Bandung kepada tim desain untuk melakukan jumpa fans dengannya. πŸ˜‚

Travelling with Kids Transportasi Umum Bis Damri

Titik kumpulnya waktu itu adalah di Taman Lansia. Wah, gampang nih, cuma naik bis DAMRI jurusan Dipati Ukur – Jatinangor saja untuk bisa ke sana, pikir Mamak. Maka Mamak minta izin keluarnya sampai panjang kali lebar ke Papa. (Ya kali menghitung luas persegi panjang, Mak!) Anak-anak dibawa lah, mau pakai DAMRI lah, begini lah, begitu lah sampai akhirnya Papa yakin dan menyetujuinya. Hari itu, Mamak mengukir sejarah. Berpergian, menempuh jarak 27 KM menggunakan transportasi umum menuntun balita yang masih berstatus toilet trainee dan bayi berusia 6 bulan. Haha, lebay. Tapi buat Mamak yang kayak begitu saja sebuah prestasi, lho. Receh memang.

Tantangannya luar biasa. Mamak harus bisa membuat si Aa merasa nyaman untuk duduk manis di dalam bis sampai waktu turun tiba dan si Adek merasa nyaman untuk digendong terus oleh Mamak. Kalau mereka tidak nyaman dan betah, wassalam, deh. Alhamdulillah, perjalanan biasanya bisa kami nikmati dengan damai dan tentram. Terlebih ketika pulang, anak-anak terlelap jadi Mamak bisa agak santai. Kelelahan yang amat sangat di malam harinya, tidak membuat Mamak kapok. Malah ini menjadi kegiatan yang nagih!

Why so?

  • Untuk agenda-agenda tertentu, Mamak tidak perlu menunggu waktu luang Papa agar bisa mengantar. Jadi, saat jadwal Papa padat tapi Mamak perlu menghadiri suatu kegiatan, kami bertiga bisa tetap berangkat dengan happy.
  • Perjalanan menggunakan transportasi ini bisa jadi ajang hiburan dan edukasi buat anak-anak. Modalnya hanya kita harus lebih jeli melihat sekitar dan mau mengobrol non-stop dengan anak-anak sepanjang perjalanan. Sesederhana itu.
  • Selain hiburan dan edukasi, anak-anak juga belajar bersosialisasi dengan penumpang lain.

Setelah ke Taman Lansia, Mamak mulai “melebarkan sayap” ke Taman Film, ke Dispusipda Jawa Barat, dan ke rumah Neneknya anak-anak di Cimindi (biasanya ke sana berempat bareng Papa). Ke Taman Film, bisa pakai mobil Travel jurusan Jatinangor – Balubur, lebih mudah. Ke rumah Nenek sebenarnya bisa menggunakan kereta lokal Rancaekek – Cimindi tapi Mamak belum sanggup berdesakan naik-turunnya. Belum lagi jarak antara pintu dengan lantai peron yang cukup jauh. Harus lompat sendiri sambil gendong balita dan memegangi balita satunya? No, thank you.

Mak, kan ada teknologi bernama ojek atau mobil daring macem Grab atau Go-Jek begitu?

Kami juga sering menggunakan kemewahan teknologi tersebut. Lumayan, untuk memudahkan kami mencapai pol DAMRI atau pol mobil travel. Tapi tidak untuk kami gunakan dari rumah langsung menuju lokasi. Bisa tekor jatah bepergiannya. πŸ˜…

Taman Lansia Jalan jalan Explore Bandung Wonderful Indonesia Travelling with Kids
“Ma, T-rex anu Arsyad sami nya, sareng patung T-rex ieu! Anu Arsyad mah ageung, patung mah alit!” Seru Arsyad saat di Taman Lansia tahun lalu.

Bepergian dengan dua balita menggunakan transportasi umum ini akan menjadi bencana jika kita tidak mempersiapkan amunisi sejak awal. Ya, anggaplah kita mau perang gitu. Ngga ready, kamu die. Apa saja yang biasanya Mamak siapkan untuk ber-“trio” ini?

  1. Diaper dan baju ganti anak. Meskipun kegiatannya bukan main air atau semacamnya, tapi buat Mamak barang-barang ini selalu menjadi yang pertama dimasukkan ke dalam ransel. You never know what your kids will do.
  2. Sapu tangan dan handuk kecil. Ini sepaket sih dengan baju. Untuk mengelap air tumpah, bekas makan, dll. Pengganti tissue lah…
  3. Air minum dan cemilan untuk di perjalanan dan di tempat tujuan. Minimal untuk di perjalanan deh kalau di tempat tujuannya ada booth atau stand penjual makanan. Apalagi anak-anak Mamak itu bisa tenang di perjalanan kalau ada makanan. Hihi. Tapi memang dasar si Mamak mah ingin hemat aja, jadi biasanya bekalnya yang banyak biar ngga banyak jajan. πŸ˜…
  4. Gawai dalam keadaan full charged, plus bawa charger atau power bank.
  5. Siapkan ongkos di tempat yang mudah terjangkau. Favorit Mamak: saku depan carrier-nya adek.
  6. Malam hari sebelumnya, tidur yang cukup, jangan begadang. Tunda atau selesaikan pekerjaan lebih awal agar jam malam kita bisa kita manfaatkan untuk charging. Ingat, besok hari kita mau battle!
  7. Sarapan yang cukup, jangan sekenanya. Bagi yang memiliki riwayat anemia, malam harinya disarankan mengonsumsi tablet penambah darah dulu.
  8. Sounding atau informasikan jauh-jauh hari pada anak-anak bahwa mereka akan ikut kita ke agenda X, di tempat Y dengan menggunakan Z tanpa Papa. Jelaskan juga mengenai adab dan hal-hal yang harus mereka lakukan ketika bepergian. Misalnya, harus pegang tangan Mamak, bermain di dekat Mamak, dll.

Perginya ke Taman Lansia atau Taman Film doang, amunisinya sebanyak ini??? Ya gitu, deh. Kan statusnya Mamak-mamak rempong. Hahahaa. Tapi dinikmati saja, pulang ke rumah bisa tidur pulas dengan anak-anak yang happy tanpa perlu berjibaku dengan setrikaan atau membereskan mainan yang berserakan. Lah kalau setrikaannya sudah menggunung? Besok saja lagi… tenaganya juga pasti sudah habis itu dipakai bepergian dengan balita-balita sangat aktif macam anak-anak Mamak itu. 😁 By the way, Mamak sih supaya tak sampai menggunung setrikaannya, mencuci bajunya pakai cheat. Iya, cuci baju saja sudah seperti main game buat Mamak mah. Hihihi. Cheat-nya bisa dibaca di sini, ya!

Baca juga tentang cerita Mamak bepergian plus “menyeminar” bertiga di sini.

Selanjutnya, kami bertiga akan pergi kemana lagi, ya?

Advertisements

2 thoughts on “Bepergian dengan Dua Balita Menggunakan Transportasi Umum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s