Budaya Makan Kurma di Bulan Ramadhan

Ramadhan tanpa kurma tuh bagai sayur tanpa garam. Iya ngga sih? Selain disunnahkan oleh Rasulullah Saw., kelebihan lain dari si buah manis nan legit ini menjadikan masyarakat Indonesia menobatkannya menjadi salah satu icon Ramadhan. Padahal sih, ya… bisa-bisa saja makan kurma di bulan lain. Akses belinya pun relatif mudah. Kurma selalu ditemukan di toko oleh-oleh haji. Bahkan, dengan kecanggihan teknologi, kita tinggal klik, klik, klik gawai kita, beberapa hari kemudian si kurma yang kita pesan sudah diantarkan kurir ke depan pintu rumah.

Kurma Dates Date Fruit Ramadhan Budaya Ramadhan

Photo credit to : Abu Dhabi Confidential

Jadi kenapa dong, buah ini lebih populer di bulan Ramadhan? Hmmm, mungkin karena sudah jadi icon itu, ya. Sugesti masyarakat bahwa makan kurma lebih “seru” ketika sedang shaum di Bulan Ramadhan. Ah, ceuk saha, Mak? (B. Sunda: Ah, kata siapa, Mak?)

Anyway, daripada menyimak omongan Mamak yang mengawang-awang hanya berdasarkan kemungkinan-kemungkinan atas asas praduga tak bersalah, yuk intip informasi yang berhasil mamak kumpulkan mengenai buah kurma yang membuatnya menjadi primadona bulan Ramadhan ini!

Keutamaan Buah Kurma

  • Disebutkan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an

Di dalam beberapa surat seperti Al-Baqarah (2): 266, Ar-Ra’du (13): 4, Maryam (19): 23 dan 25, Al-Qaf (50): 10, dan Ar-Rahman (55): 11 disebutkan kurma, spesifically. Kalau yang lain kan hanya pohon saja begitu, atau biji-bijian, dsb, umum, ya. Kurma tuh beda, spesial dia. Disebut namanya! So pasti dia punya keutamaan, dong.

  • Dapat menangkal racun dan sihir (dijelaskan dalam hadist shahih)

Dari Sa’d bin Abi Waqqash ra., Nabi Saw. bersabda,

مَنِ اصْطَبَحَ كُلَّ يَوْمٍ تَمَرَاتٍ عَجْوَةً ، لَمْ يَضُرُّهُ سَمٌّ وَلاَ سِحْرٌ ذَلِكَ الْيَوْمَ إِلَى اللَّيْلِ

“Siapa yang setiap pagi sarapan dengan beberapa kurma Ajwah, maka racun maupun sihir tidak akan membahayakannya di hari itu sampai malam.” (HR. Bukhari 5768)

Selain hadist di atas, banyak juga hadist yang menunjukkan bahwa Rasulullah Saw. menganjurkan untuk memakan kurma karena bisa menjaga kita dari racun dan sihir.

  • Kandungan gizi yang sangat baik untuk kesehatan

Dalam QS. Maryam (19): 25, Allah menginstruksikan kepada ibunda Nabi Isa As. ini untuk memakan buah kurma pasca melahirkan. Satu ayat saja sudah cukup membuktikan luar biasanya buah ini, khususnya bagi ibu hamil, yang menuju HPL, ibu nifas dan ibu menyusui. Selain itu, dalam bukunya yang berjudul Pola Makan Rasulullah, Prof. Abdul Basith menyatakan bahwa orang badui Arab bisa hidup sehat dan terindikasi tidak memiliki penyakit berat karena konsumsi pokok harian mereka adalah susu dan kurma. Masya Allah…

Mengapa mereka bisa sehat bahkan meskipun seringnya hanya dengan kurma dan susu kambing? Kandungan serat yang cukup tinggi dalam kurma membantu mencegah konstipasi dan mengatur kadar gula darah. Kurma juga memiliki beberapa jenis antioksidan yang dapat membantu mencegah berkembangnya penyakit kronis seperti penyakit jantung.

Dalam hal kesehatan otak, kurma disebut-sebut mampu mengurangi terjadinya peradangan sehingga mencegah penyakit Alzheimer.

Nutrisi dalam Buah Kurma

Masih menurut Prof. Basith, kurma itu ada tiga macam:

  • Ruthab, kurma matang yang basah
  • Tamer, kurma matang yang kering (sun dried)
  • Khalah, kurma mentah

Dan setiap macamnya ini, berbeda kandungan nutrisinya.

Nutrition Fact of Dates Kandungan Gizi Kurma

Jenis Buah Kurma

Kalau tadi itu 3 macam kurma secara umum berdasarkan kematangannya, yang satu ini, berdasarkan varietasnya. Ahmad Salim Badwilan dalam esainya yang berjudul “The Miracle of Dates” menyebutkan setidaknya ada 450 jenis kurma yang ada di dunia! Ya Allah, hanya 10% dari mereka yang Mamak tahu. 🙈

Jadi, kalau mau tahu semua silakan cari di esai tersebut, ya. Mamak di sini hanya akan menampilkan beberapa yang familiar (buat Mamak, hihihi).

  1. Ajwa. Kurma kegemaran Rasulullah Saw. ini memiliki bentuk oval dengan warna merah yang teramat gelap sehingga terlihat cenderung lebih kepada warna hitam. Kurma yang bertekstur agak kering ini memiliki rasa yang amat sangat manis dan khas. Jenis ini populer di Kota Madinah dan penjualannya meningkat pedat pada musim haji.
  2. Sukkari. Kurma dengan ukuran medium ini memiliki warna kekuningan yang tingkat kemanisannya juga tinggi. Kurma yang teksturnya garing di luar tapi bagian dalamnya sangat berair ini tersebar di seluruh Provinsi Qasyim, Arab Saudi.
  3. Barhi. Kurma ini berasal dari Basra, Irak. Menurut Culture Trip sih katanya kurma yang berwarna kekuningan ini adalah yang paling terkenal di antara teman-temannya. Barhi memiliki daging yang tebal dan rasa yang rich, mirip kayak karamel campur brown sugar. Katanya lebih enak dimakan saat segar dibandingkan dengan setelah menjadi tamer.
  4. Medjool. Ratunya para kurma, nih. Dia punya warna cokelat kemerahan, bentuknya lonjong dengan tekstur empuk namun berserat. Banyak ditemui di Palestina, Maroko, Yordania, dan juga Arab Saudi. Di Amerika, jenis ini adalah yang paling terkenal, biasa digunakan untuk membuat shakes atau smooties.
  5. Deglet Noor. Namanya yang berarti date of light ini terinspirasi dari warnanya yang terlihat keemasan dan seperti bercahaya ketika disorotkan pada sinar matahari. Kurma yang berasal dari Tunisia ini bentuknya lonjong, berwarna cokelat kemerahan dan teksturnya agak garing di luar.
  6. Khalas. Kurma yang berwarna cokelat tua kemerahan ini bertekstur lembut dan agak lengket. Kurma yang memiliki rasa seperti butter caramel ini tersebar di hampir seluruh jazirah arab, terutama di daerah Syarqiyah, Oman.
  7. Khenaizi. Sekilas, Khenaizi mirip Neglet Noor. Hanya saja dia cenderung lebih merah dan mengkilap. Teksturnya lembut dan rasanya sangat manis, sedikit berbeda dari butter caramel-like-flavour-nya Khalas. Kurma ini berasal dari Uni Emirat Arab.
  8. Lulu. Kurma yang juga berasal dari UEA ini agak kecil dan berbentuk bulat. Berbeda dengan Barhi, jenis Lulu ini biasanya dikonsumsi saat sudah kering. Jika masih semi kering dia berair seperti mengandung sirup gitu.
  9. Zaghloul. Kurma ini berasal dari Mesir. Jika kebanyakan kurma seperti Bahri berwarna kuning saat masih segar, Zaghloul segar berwarna merah cerah. Mamak melihatnya seperti buah melinjo matang! 😅 Bentuk dan teksturnya mirip saudara se-Afrika-nya: Deglet Noor. Namun, Zaghloul warnanya lebih kemerahan dan rasanya jauh lebih manis.

Middle East Dates Jenis Kurma

Favoritnya para PengejaSemesta yang Deglet Noor. Kami menyukainya karena rasa manisnya yang pas di lidah kami dan tidak membuat gigi kesemutan (lah…!) dan sensasi crunchy ketika menggigit kurma ini. Kalau kamu?

Cara Mengonsumsi Buah Kurma

Selain dimakan langsung, baik itu yang berwujud ruthab, tamer, maupun bahal, kurma juga seru untuk dikreasikan dan dikonsumsi dengan cara lain seperti di bawah ini.

Infused water

Istilah kerennya nabeez dan lebih keren lagi karena resep infused water dengan kurma ini adalah langsung dari Rasulullah Saw. ❤ Mamak kadang menyampurkan air nabeez ini dengan susu UHT atau susu kambing, overnight oats, dan madu. Yumm!

Dessert

Dijadikan kue, pudding, dan jenis makanan penutup lainnya membuat kurma semakin ciamik saat diproses oleh indera pengecap kita. Bahkan, sebuah perusahaan es krim yang terkenal di Indonesia sampai membuat edisi terbatas yang memadukan kebaikan kurma dan madu.

Sweetener alternative

Brownie ala Peaceful Cuisine dengan kurma

Para penggiat kuliner yang bergerak di ranah healthy food banyak yang merekomendasikan kurma sebagai pemanis alami yang lebih sehat, semisal Takashima Ryoya si Peaceful Cuisine.

To be in cuisine

Yup, kurma di dalam masakan! Biasanya banyak ditemui dalam masakan khas Asia Barat Daya dan Afrika Utara. Seperti si Lamb Tajine ini.

Se-amazing ini ya kurma sampai memakannya di bulan Ramadhan menjadi sebuah kebiasaan yang mendarah daging di masyarakat kita. Well, kamu sudah makan berapa buah kurma hari ini?


Referensi:

  • Mohamed Ali Al-Farsi & Chang Yong Lee. Nutritional and Functional Properties
    of Dates: A Review.
    Department of Food Science and Technology, Cornell University, Geneva, New York.
  • Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad as-Sayyid. 2011. Pola Makan Rasulullah. Jakarta: Penerbit Almahira.

One thought on “Budaya Makan Kurma di Bulan Ramadhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s