Diary Ulat 3 : Ups, Keteteran!

Buat diary ulat kali ini, I’ll make it short.

Sederhananya, supaya tidak semrawut tulisannya. Lihat saja, judulnya juga sudah : keteteran.

Jadi mau bahas apa nih, Mak?

Tugas ketiga tahap ulat di perkuliahan Bunda Cekatan ini adalah berupa cerita pengalaman kami menemukan “keluarga baru”.

Keluarga baru?

Yes. Jadi kan kami sudah menetapkan fokus ranah belajarnya masing-masing, tuh… digambarkan pula dalam peta belajar yang dibuat pada tugas jurnal keempat tahap telur (tiga minggu sebelumnya). Ini membuat kami, para ulat, hanya memakan makanan yang kami perlukan saja. Makanan itu adalah sumber ilmu yang akan dipelajari. Kami juga dianjurkan untuk berbagi makanan (ilmu yang sudah dan sedang dipelajari dan sudah mulai dipraktikkan) dalam helatan potluck di minggu kemarin. Potluck ini memudahkan kami untuk mencari keluarga yang memakan makanan yang sama. Ulat sutra ketemu sesama ulat sutra, ulat bulu sama ulat bulu lagi. Begitu …. (Seketika bulu roma berdiri karena geli membayangkan banyak ulat berkumpul dan saling menyapa)

Misal nih ….

Makanan utama Mamak adalah self-managent dan kepenulisan. Namun, minggu kemarin Mamak hanya menghidangkan makanan tentang innerchild untuk acara Potluck walaupun sempat mencicipi juga hidangan dari jenis literasi. Lalu, di keluarga mana Mamak akan tinggal? Self-management kan mencakup manajemen emosi, manajemen waktu, manajemen energi, dsb. Sudah begitu, rute perjalanan Mamak yang digambarkan di peta kan adalah lika-liku dunia kepenulisan. Bagaimana ini? Apakah Mamak bisa tinggal di dua rumah?

Tidak bisa. Mamak rasa nanti bisa puyeng belajarnya. Jadi ….

Mamak ambil yang ranking 1 dari skala prioritas : manajemen emosi.

Ternyata, keluarga ini memiliki anggota paling banyak dibandingkan dengan yang keluarga lain. Membuat kami harus pindah rumah dari Whatsapp group ke Telegram. Hiks. Padahal Mamak tak sanggup menambah aplikasi lagi ke dalam gawai yang sudah sepuh ini. Dengan terpaksa, dilepaslah aplikasi Facebook. Nanti pas waktunya live perkuliahan, kayaknya mau pinjam gawai Papa atau bongkar pasang aplikasi lagi.

Lah, kenapa ndak di laptop sih Mak, buka Telegram dan Facebook-nya?

Sulit. Anak-anak selalu heboh kalau Mamaknya buka laptop, minta screen time juga. Ah … suka dukanya belajar saat punya dua balita. Someday, I’ll definitely miss these days. :’)

Dan … keteteran juga Mamak mengikuti percakapan di rumah dengan jumlah penghuni persis 344 orang per hari ini. Masya Allah … Luar biasa semangat Mamak-mamak untuk belajar dan berjuang menuju jiwa yang lebih tenang dan bahagia. ❤

Keluarga yang dikepalai oleh Aisyah dari IP Kalimantan Barat ini bernama Inside Out Family. Nantinya, keluarga super besar ini akan dibuat keluarga-keluarga kecil dimana setiap keluarga kecil akan membahas fokus yang lebih mengerucut dari manajemen emosi, yaitu: self-healing, takziyatun nafs, manajemen konflik, manajemen marah dan innerchild.

Should I just go (re)watch this movie, instead? 😝

Baik, ini sudah cukup panjang ternyata curhatannya. Dan mulai kacau. Mungkin balon hijaunya meletus. 😌

Catatan belajar Mamak untuk minggu ini adalah ….

  1. Pembelajaran dengan melalui group chatroom dengan jumlah anggota lebih dari 50 orang kurang cocok buat Mamak. Karena: screen time terbatas, melelahkan mata dan sulit mendapatkan esensi ilmu yang didapatkan.
  2. Mamak mulai terbiasa membaca buku elektronik lewat ponsel pintar. But again, kalau membaca percakapan dalam grup dengan jumlah anggota ratusan, Mamak tak sangguuuuuuuup ….
  3. Pembelajaran dengan video (baik langsung maupun tidak) cukup oke buat Mamak. Akan jauh lebih baik jika menggunakan platform Youtube, karena paket internet Mamak terbagi ke dalam dua kanal: Youtube dan other (semua aktivitas daring kecuali Youtube, termasuk berkirim pesan).
  4. Materi yang dikonversi ke dalam format audio juga sangat membantu. Bisa diputar saat Mamak sedang menulis jadwal atau mengumpulkan bahan/ media belajar anak-anak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s