Kenang-kenangan Itikaf Ramadhan 1440 H

“Pah, malam ini ke masjid kan?”

Tanya Mamak kemarin sore pada Papa yang tengah sibuk membersihkan ayam potong pesanan kedua mamanya.

“Oke.”

“Beneran… siap?”

“Siap.”

Mamak agak sangsi kalau kami bisa kembali beritikaf di masjid di malam ganjil terakhir Ramadhan ini.

Continue reading “Kenang-kenangan Itikaf Ramadhan 1440 H”

Advertisements

Belajar Astronomi ala Anak-anak PengejaSemesta

Ma, ngadamel planet-planet yuk tina playdough!” *

Seru si sulung di suatu pagi.

Anak ini minta dibuatkan diorama sistem tata surya dari playdough-nya. Baiklah… kita manfaatkan to the max si adonan ini sebelum dia berjamur! Hihihi.

Baca juga cara membuat DIY Homemade Playdough ala kami di sini.

Sayangnya, sebagian playdough kami sudah mengembara ke entah dimana. Pertama, yang berwarna hitam. Sudah hilang dari sejak hari-hari pertama dirilisnya PengejaSemesta’s 2019 Playdough Set (Laganya… kayak beneran produksi aja si Mamak nih ๐Ÿ˜‚) gegara dimainkan di halaman oleh si dua bocah dan tidak disimpan kembali pada tempatnya. Kemudian, ada juga beberapa “comot” playdough yang sudah saling mengontaminasi satu sama lain sehingga geuleuh** jika digunakan. Alhasil, kami membuat tiruan kedelapan planet ini ala kadarnya. Sing penting ada beda ukurannya lah, ya.

Kok bisa sih bocah 3 tahun ini mintanya yang aneh-aneh cem diorama tata surya? Haha. Maafkan keluarga kami yang aneh ini. ๐Ÿ˜‚ Mungkin dia terinspirasi dari salah satu episode Nussa yang ada bahas planet-planet itu, lho. Sudah pada nonton belum? Yang ini, nih…

Continue reading “Belajar Astronomi ala Anak-anak PengejaSemesta”

Belajar Geografi ala Anak-anak PengejaSemesta

Beberapa hari ini anak-anak sedang asik main dengan bola dunia besar yang ada di rumah. Gaya banget ya kami punya globe. Alhamdulillah, peninggalan almarhumah uyutnya anak-anak yang dulu semasa hidupnya berkiprah di dunia pendidikan formal. Uyut yang ceritanya Mamak tulis di sini di sini nih. Ngomong-ngomong soal kiprah di dunia pendidikan, Mamak jadi teringat lingkungan keluarga besar Mamak yang notabene hampir semua pengajar. Terus Mamak? Ya mengajar anak-anak lah, di rumah… Mengajari mereka untuk cuci piring bekas makan, menyapu lantai yang kotor setelah bermain, ( ini si Mamak sudah menyaingi Ibu tirinya Cinderella ๐Ÿ˜‚ )

Cerita tentang keluarga Mamak yang guru-guru ini, sempat Mamak tulis juga di sini.

Baiklah, back to geo.

Continue reading “Belajar Geografi ala Anak-anak PengejaSemesta”

Episode 3 Siaran di MQ Radio

mqakhirtahunPara PengejaSemesta mengakhiri tahun 2018 dengan keseruannya masing-masing: Papa dengan acara penutupan Mentoring Agama Islam di kampusnya, Mamak dengan kegiatan siaran di MQ Radio, dan anak-anak (meskipun ikut mengantar Mamak ke stasiun radio, mereka bermain di Taman Partere UPI bersama Makche dan Makcha, kedua bibinya). Ini adalah pengalaman ketiga Mamak siaran di MQ Radio, tapi merupakan pengalaman pertama kami memiliki kegiatan di luar yang berbeda, di tempat yang berbeda.

Simak cerita pengalaman pertama Mamak siaran di sini

Continue reading “Episode 3 Siaran di MQ Radio”

Perjalanan Arsyad Memaknai Warna-warni Dunia

Judulnya ngga nahaaan… ๐Ÿ˜‚

Padahal ini sebetulnya arsip Mamak yang berisi beberapa dokumentasi Arsyad bermain warna bersama Mamak, mengenal nama warna. Saat menjelajah galeri foto di smartphone tadi dan melihat beberapa foto Arsyad yang diajak main-main warna sama Mamak, tetiba hasrat untuk membuat tulisan ini menyeruak kembali. Akhirnya, diunggah juga… setelah hanya menjadi wacana belaka. ๐Ÿ™ˆ

Kalau tidak salah ingat, Mamak mulai intens mengenalkan nama-nama warna saat Arsyad di kisaran usia 10 bulanan. Waktu itu, yaaa… kalau ajak ngobrol Arsyad dan kebetulan sedang menunjuk benda-benda, Mamak sekalian saja menyebutkan nama warnanya. Mamak juga koleksi banyak tutup botol bekas minuman kemasan. Sengaja mengumpulkan tutup yang bermacam-macam warnanya itu dan menyimpannya di tempat tissue (Onty Zeeett… maafkan wadah tissue-nya jadi beralih fungsi ๐Ÿ™ˆ). Hamdallah, sampai saat ini si koleksi tutup botol itu masih jadi favorit. Mungkin bisa juga nanti dipakai belajar konsep berhitung. Hihihi

1. Memetik Bola

wp-image--1580662047
Arsyad ketika baru benar-benar lancar berjalan (15 bulan)

Ini salah satu prepared media yang Arsyad langsung suka dan tertarik untuk memainkannya. Yes, Arsyad itu tipe yang hard to get untuk bab bermain terstruktur dan tematis. ๐Ÿ˜‚ Awal-awal si Mamak sempat baper kalau bebikinannya “ditolak” sama si bujang. Makin ke sini, makin legowo, insyaAllah.. ๐Ÿ˜Œ

Things to prepare:

Continue reading “Perjalanan Arsyad Memaknai Warna-warni Dunia”

Galaksi Literasi (1)

Ada yang baru nih di ruang kelasnya Arsyad.

wp-image--640221160

Apa reaksi si tuan muda begitu masuk ke ruangannya?

โ€œAnetโ€ฆ! Anetโ€ฆ! Anetโ€ฆ! Mamaaaโ€ฆ Anet!โ€ (Anet = Planet) Serunya histeris. Mungkin antara kaget, senang, dan masih lulungguh (mengantuk) karena baru bangun tidur.

Angin apa yang membuat Mamak iseng tempel menempel planet macam tu? Hihi, angin musim kedua belajar di kelas Bunda Sayang IIP. Hamdallah sudah memasuki materi kelima, tentunya dengan tugas yang lebih menantang. Kali ini materinya tentang โ€œMendidik Anak Suka Membaca dan Menulisโ€. Sedap nian, tho? Salah satu dua ikhitiar agar anak anak kita senang membaca dan menulis adalah meluangkan waktu untuk kegiatan family reading time, membaca buku bersama, diskusi membahas buku yang sedang atau telah dibaca oleh masing masing anggota keluarga daaaaaanโ€ฆ. membuat Pohon Literasi!

Apa itu pohon literasi?

Continue reading “Galaksi Literasi (1)”

Alif, Ba, Ta..! (Arsyad Belajar Hijaiyah? 16)

wp-image-896245124

Ini pemandangan pagi tadi. Susu yang dibuatkan Papanya sebelum dia berangkat ke kampus. Mamak yang ketika itu sedang di dapur tidak tahu menahu kejadian pemberian susu pada hewan-hewan ini. Hehehee. Tahu-tahu ketika Mamak ke ruang tengah, mendapati para hewan sedang “asyik” mengerubungi susunya Arsyad, bak semut mengerubungi gula. Yang mpunya susu sedang asyik bermain di ruang kelasnya. Ketika ditanya binatang-binatang kenapa minum susunya dia, Arsyad hanya senyam-senyum kemudian berlari ke ruang tengah, menunjuk-nunjuk ke arah gelas susunya sambil berseru, “Eueut!!” (Minum) kegirangan. Hebat ya Arsyad.. bisa memberi susu pada hewan-hewan dewasa (3 diantaranya hewan buas). ๐Ÿ˜€

Continue reading “Alif, Ba, Ta..! (Arsyad Belajar Hijaiyah? 16)”

Alif, Ba, Ta..! (Arsyad Belajar Hijaiyah? 15)

Anak bujang ini baru pulang ke rumah sekitar jam 5 sore! Habis dibawa main eninnya ke Darajat Pass, Garut, sedari kemarin sore. Ketika ditanya perasaannya setelah bermain bersama enin, kedua bibinya dan saudara-saudaranya yang lain dia bilang senang. ๐Ÿ™‚

Continue reading “Alif, Ba, Ta..! (Arsyad Belajar Hijaiyah? 15)”