DIY Jigsaw Puzzle Unta Nabi Shaleh As.

( Qur’an Based DIY Toys Series )

Judulnya sih DIY, tapi ngga sepenuhnya do-it-yourself sih ini puzzle-nya. πŸ™ˆ

Jadi si Mamak itu sekarang lagi belajar untuk tidak kalap ketika bebikinan. Hihihi. Iya, dulu tuh suka baper saat menyimak feed media sosialnya beberapa teman ataupun influencer yang memang ranahnya bikin-bikin mainan anak. Apalagi kalau nongkrong di Pinterest. Beuhh. Ingin bikin ini lah.. bikin itu lah.. Sudah seperti emak-emak yang laper mata kalau ada diskon baju di mall atau market place, deh! πŸ˜…

Terus mikir kan… ini Head Quarters-nya PengejaSemesta kan mungil, ya (gaya banget dah pakai HQ segala! Hahaa). Nanti mau disimpan dimana mainan-mainan yang dibikin itu. Salah-salah, malah bikin rumah berjejalan mainan dan membuat situasi berantakan yang mempermudah kondisi jiwa Mamak kusut masai. That’s one point. The most essential one. Nah, beberapa hal yang kemudian menjadi pertimbangan kami dalam ber-DIY Toys ria adalah…

Continue reading “DIY Jigsaw Puzzle Unta Nabi Shaleh As.”

Advertisements

Pohon Ramadhan Para PengejaSemesta

Awalnya, kami membuat pohon Ramadhan ini sebagai dekorasi yang turut serta menyemarakkan penyambutan datangnya bulan Ramadhan.

Baca tentang cerita menyambut Ramadhan ala kami di tulisan ini, ya.

Tapi kemudian, sebuah ide terbersit di benak Mamak untuk memanfaatkan pohon-pohonan ini lebih jauh. Biasa, prinsip emak-emak… barang tuh sebisa mungkin kudu multiguna! πŸ˜‚

Continue reading “Pohon Ramadhan Para PengejaSemesta”

Pop Up Diorama Siang dan Malam

“Dan adalah karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, agar kamu beristirahat pada malam hari dan agar kamu mencari sebagian karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur pada-Nya.” (QS. Al-Qasas : 73)

Ketika anak sulit dikondisikan untuk tidur sehabis Isya dan ngeyel dengan bilang ngga akan tidur, dan akan terus main siang maupun malam,

“Badan kamu harus diistirahatkan. Biar selalu sehat. Allah minta kita buat istirahat di malam hari karena Allah sayang.”

Diulang begitu terus sampai sudah seperti kaset kusut. πŸ˜… Belakangan, si sulung nantangin,

Kumaha cenah saur badan Arsyad tΓ©h?” *

Arsyad, abdi tΓ©h kedah istirahat. AmΓ©h kuat, amΓ©h sΓ©hat. Abdi dipiwarang ku Allah pami wengi tΓ©h waktosna abdi istirahat.” **

Kalau sudah begitu, baru dia manut. Mungkin dia terinspirasi dari film Toys Story sehingga setiap saat meminta Mamak atau Papa jadi interpreter atas apa-apa “yang dikatakan benda” yang sedang kami perbincangkan.

Anyway, baca juga tulisan Mamak tentang reading aloud buku cerita “Toys Story” yang diterjemahkan ke dalam bahasa Sunda di sini. 😁

Continue reading “Pop Up Diorama Siang dan Malam”

Diorama Serangan Pasukan Abrahah

( Qur’an Based DIY Toys Series )

Qur’an Based DIY Toys Eps. 1

Sebenarnya ini mainan lama. Tahun kemarin Mamak bikin ini tuh. Lalu setelah si bayi cantik beranjak statusnya menjadi batita dan mulai giat eksplorasi sana sini, berjatuhanlah banyak korban. πŸ˜‚ Termasuk diorama ini. Karena berbahan kertas, diorama ini rapuh dan mudah sekali sobek. Kekuatan tangan batita yang satu ini mampu menyobekkan bagian atap miniatur Ka’bah dan mencabut pohon kurma. Tadinya dia berusaha untuk mencabuti bebatuannya tapi tidak berhasil hanya menyebabkan sobeknya backdrop tanah pasirnya. Backdrop bagian langitnya juga sudah tidak sedap dipandang sih, banyak bekas lipatan saking seringnya dibuka tutup. Hihihi.

Continue reading “Diorama Serangan Pasukan Abrahah”

Belajar Astronomi ala Anak-anak PengejaSemesta

Ma, ngadamel planet-planet yuk tina playdough!” *

Seru si sulung di suatu pagi.

Anak ini minta dibuatkan diorama sistem tata surya dari playdough-nya. Baiklah… kita manfaatkan to the max si adonan ini sebelum dia berjamur! Hihihi.

Baca juga cara membuat DIY Homemade Playdough ala kami di sini.

Sayangnya, sebagian playdough kami sudah mengembara ke entah dimana. Pertama, yang berwarna hitam. Sudah hilang dari sejak hari-hari pertama dirilisnya PengejaSemesta’s 2019 Playdough Set (Laganya… kayak beneran produksi aja si Mamak nih πŸ˜‚) gegara dimainkan di halaman oleh si dua bocah dan tidak disimpan kembali pada tempatnya. Kemudian, ada juga beberapa “comot” playdough yang sudah saling mengontaminasi satu sama lain sehingga geuleuh** jika digunakan. Alhasil, kami membuat tiruan kedelapan planet ini ala kadarnya. Sing penting ada beda ukurannya lah, ya.

Kok bisa sih bocah 3 tahun ini mintanya yang aneh-aneh cem diorama tata surya? Haha. Maafkan keluarga kami yang aneh ini. πŸ˜‚ Mungkin dia terinspirasi dari salah satu episode Nussa yang ada bahas planet-planet itu, lho. Sudah pada nonton belum? Yang ini, nih…

Continue reading “Belajar Astronomi ala Anak-anak PengejaSemesta”

DIY Miniatur Pom Bensin

Sudah sejak lama hasrat membuat miniatur ini terbersit. Kalau tidak salah, ketika Arsyad menyadari bahwa pom bensin di alas mainnya tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Tapi apa daya, si Mamak ini pandai beralibi saja, tak pandai menyisihkan waktu untuk rajin bebikinan. Belanja ide di pinterest dari kapan, malam ini baru terlaksana. Padahal hasil akhirnya begituuuu sederhana!

Rumeuk* karena beres bebikinannya malam dan si Mamak tak sabar ingin memajang hasil karyanya di blog dengan segera.

Jadi, sebelum semua kemasan bekas produk dibumihanguskan (time out karena terlalu lama mengendap di penjuru rumah, sementara ide bebikinan dalam situasi stagnan), Mamak ambil satu kotak yang tidak rela Mamak buang begitu saja tanpa sempat di-upgrade; kotak jingga bekas telepon pintar yang sekarang dipakai untuk membuat tulisan ini. Lebih jelasnya, Mamak buatkan daftar benda dan alat untuk membantu membuat miniatur pom bensin ini: Continue reading “DIY Miniatur Pom Bensin”

DIY Camera Toy

Tadinya Mamak mau menggalakan gerakan #1minggu1prakarya selain mengisi hari-hari bersama Papa, Arsyad dan adek dengan family project yang seru. Tapi belum konsisten, nih. Masih ada minggu-minggu yang terlewati tanpa ada sentuhan tangan Mamak yang berkreasi menciptakan sebuah masterpiece (levelnya doooong… masterpiece. PD amat, yak. Hihihii). Seminggu tanpa berprakarya itu rasanya hampa. Bagai sayur tak bergaram. Apalagi berminggu-minggu, bagai sayur tak bergaram tak berkuah. Onggokan sayuran dalam panci aja kayaknya itu mah namanya. Ah, kebanyakan curhat ini mukadimahnya. Langsung ke proses sajaaaa…!

Wait, sebelumnya Mamak harus jelaskan dulu ide bebikinan mainan kamera ini darimana asal muasalnya. Awalnya sih, gegara melihat Arsyad yang senang memainkan phone holder-nya Abah yang buat ditempel di kaca mobil. Suka dia jadikan kamera-kameraan gitu. “Cekrek. Cekrek.” Katanya begitu setelah memanggil orang-orang yang di dekatnya dan berpose layaknya fotografer profesional. Jadi tetiba ada gambar lampu pijar menyala di atas kepala Mamak. Aha! Mari kita membuat kamera mainan buat Arsyad. Kemudian survey dan surfing lah Mamak, menjelajahi beberapa blog yang memuat “how-to”nya. Dari sekian banyak tulisan, Mamak kesengsem banget sama karyanyaΒ photobaby. The camera toy looks so real!

Dan inilah camera toy versi Mamak! πŸ˜€

wp-1503381755998.jpg

Yang Mamak siapkan untuk membuat kamera mainan ini adalaaaaah…. :

Continue reading “DIY Camera Toy”