Darajat Pass, Wisata Relaksasi Keluarga

Darajat Pass….!

We’re back! Wuhuuuuu…!

Saat jiwa dan raga sudah tak kuasa menahan penat dan pegal akan ke-jangar*-an hidup (haha), diri ini akhirnya bertemu sang pelepas lelah. Apa lagi kalau bukan berendam di air panas di dataran tinggi yang hawa sejuk bukan main? Uhuy!

Entah sudah berapa kali kami sekeluarga mengunjungi daerah wisata yang satu ini. Mamak pribadi pertama kalinya menginjakkan kaki ke Darajat Pass saat masih kuliah dulu. Belakangan, agenda berendam air panas di sini menjadi rutinitas per dua atau tiga bulanan demi nyumponan** keinginan almarhumah ibu suri a.k.a uyutnya anak-anak sampai beberapa bulan sebelum beliau meninggal.

Baca kisah tentang Uyut in Memoriam di sini.

Singkatnya, Geng PengejaSemesta bersibuk ria sebelum Adzan Subuh berkumandang. Ini gegara Abah dan Enin request untuk bisa berangkat sepagi mungkin. Biar puas berendamnya, cenah***. Para bocah sudah ganteng dan cantik sebelum Mamak dan Papa salat Subuh. Alhasil, sekitar jam tujuh pagi kami sudah mejeng di sebrang kantor Polsek Leles, Garut. Lagi-lagi karena Abah dan Enin ingin mencicipi Kupat Tahu M. Memed yang setiap kami melewati jalanan Garut, tenda-tendanya selalu menarik hati kami. Iya, tenda-tenda. Cabangnya ada beberapa. Kebetulan yang kami kunjungi ini yang letaknya di sebrang kantor Polsek Leles.

Sarapan Kupat Tahu Kuliner Nusantara
Sarapan (lagi), Gan. Biar perut happy!

Continue reading “Darajat Pass, Wisata Relaksasi Keluarga”

Advertisements

10 Hal yang Keliru dalam Pengasuhan

Tepat dua minggu yang lalu, Mamak dapat kesempatan mengikuti full day workshop yang diadakan oleh Dandiah Care Center bertajuk “Parent as Counselor & Terapist” bersama dua kawan kece Mamak sesama pengurus komunitas Ibu Profesional Bandung. Sebenarnya, kegiatan ini menyediakan arena Kids Corner untuk anak-anak yang ikut serta Ayah Bundanya. Hanya saja, karena anak-anak PengejaSemesta bukan “anak Kidsco”, jadilah Mamak berangkat ke hotel Aston sendiri saja. Anak-anak di rumah bersama Papa. “It’s okay hari ini kamu dulu yang belajar. Lain waktu, insyaAllah ada jalannya kita belajar bareng berdua,” kata si Papa. ❤

Di sesi awal, yang dibahas pertama kali oleh Pak Dandi dan Bu Diah sebagai pemateri workshop adalah kekeliruan umum yang ditemukan dalam kebanyakan paradigma parenting. Kekeliruan inilah yang kemudian mengarahkan kehidupan rumah tangga kita, anak-anak kita ke suatu titik yang tidak kita harapkan. Apa sajakah itu? Hamdalah, Mamak berhasil mencatat sedikit rangkuman dari materi yang sudah disampaikan. Check these ones out!

Continue reading “10 Hal yang Keliru dalam Pengasuhan”

Laundry Hack ala Mamak (Bag. 1)

Setelah hampir setahun ini tidak bisa menikmati enaknya outsourcing kerjaan yang menyangkut masa depan pakaian kami: mencuci, menyetrika, dan menyimpannya rapi di dalam lemari (yang terakhir mah sih dilakukan sendiri), Mamak pun mengalami suka duka dalam menghadapi Game of Thrones Clothes. Segala macam strategi dicari dan dicobanya. Supaya apa? Supaya si baju-baju ini ndak terlalu menguras tenaga dan pikiran. Maklum, main dengan dua bocah lincah ini saja kadang malah suka dibikin tepar duluan. 😌

Mencuci. Pekerjaan paling disenangi di antara tiga tugas yang akan dibongkar hack-nya dalam tulisan ini. Main air… siapa sih yang ngga suka? Hahaha.

Continue reading “Laundry Hack ala Mamak (Bag. 1)”

Belajar Astronomi ala Anak-anak PengejaSemesta

Ma, ngadamel planet-planet yuk tina playdough!” *

Seru si sulung di suatu pagi.

Anak ini minta dibuatkan diorama sistem tata surya dari playdough-nya. Baiklah… kita manfaatkan to the max si adonan ini sebelum dia berjamur! Hihihi.

Baca juga cara membuat DIY Homemade Playdough ala kami di sini.

Sayangnya, sebagian playdough kami sudah mengembara ke entah dimana. Pertama, yang berwarna hitam. Sudah hilang dari sejak hari-hari pertama dirilisnya PengejaSemesta’s 2019 Playdough Set (Laganya… kayak beneran produksi aja si Mamak nih 😂) gegara dimainkan di halaman oleh si dua bocah dan tidak disimpan kembali pada tempatnya. Kemudian, ada juga beberapa “comot” playdough yang sudah saling mengontaminasi satu sama lain sehingga geuleuh** jika digunakan. Alhasil, kami membuat tiruan kedelapan planet ini ala kadarnya. Sing penting ada beda ukurannya lah, ya.

Kok bisa sih bocah 3 tahun ini mintanya yang aneh-aneh cem diorama tata surya? Haha. Maafkan keluarga kami yang aneh ini. 😂 Mungkin dia terinspirasi dari salah satu episode Nussa yang ada bahas planet-planet itu, lho. Sudah pada nonton belum? Yang ini, nih…

Continue reading “Belajar Astronomi ala Anak-anak PengejaSemesta”

Pilih: Planet atau Plastik?

Sedih, deh… melihat foto, video dan cuplikan berita tentang binatang-binatang laut yang memakan sampah, laut yang berubah menjadi timbunan sampah apung, pasir pantai yang tergantikan oleh sekian banyak “fosil” sampah…

Ari urang téh sabenerna hirup di planet bumi atawa buntelan palastik, guys?* 😢

Ngeri… apa kabar tempat tinggal anak cucu kita nanti kalau sampah plastik ini semakin bertambah sedangkan yang berpuluh-puluh tahun lalu pun bahkan masih utuh wujudnya?

Kita manusia ini kok malah seperti benalu yang tumbuh subur sementara pohon inangnya lama kelamaan memburuk lalu mati. Inangnya tuh ya planet bumi ini. Kita? Lo aja kali, Mak…! Iya, gue. Gue yang masih nyampah plastik tiap harinya. Hiks.

Hhh… Sedih doang, baper doang… tidak akan menyelesaikan masalah. Waktunya bergerak, lakukan perubahan jika kita memilih PLANET, bukan palastik**!

Alhamdulillah, meskipun dilakukan sedikit demi sedikit dan mungkin terkesan receh, keluarga PengejaSemesta sudah mulai menjaga keharmonisan hubungannya dengan planet bumi ini sejak pasukannya masih dua orang saja. Apa saja yang sudah dan sedang dilakukan oleh para pengeja ini agar senantiasa romantis dengan semesta?

Continue reading “Pilih: Planet atau Plastik?”

The Secret of Being Parent

Wait, ini kan rahasia. Memangnya boleh dikasih tahu ke orang lain? Boleh ya, bocor?

Eh tapi…

Buat kalian, apa sih yang tidak boleh.

Iya… kalian. Kalian yang sudah menunggu tulisan ini jauh sebelum acaranya bahkan belum digelar. 😅

screenshot_2019-02-21-22-55-46-1529195575.png

Tapi memang, dari dulu Mamak sudah berniat untuk selalu menggambarkan kembali lampu AHA! yang Mamak dapatkan saat mengikuti seminar, talkshow, kajian, dan semacamnya. Termasuk acara spesial ini. Tujuan klasiknya sih sebagai reminder buat Mamak. “Heh, Mak. Udah pernah ikut seminar personal excellence, lho. Mana… praktiknyaa..?!” Macem tuh lah. Hamdalah, jika tulisan-tulisan Mamak juga bisa bermanfaat buat para pembaca. Senang sekali rasanya ❤

Nah, dalam tulisan kali ini, Mamak ingin berbagi ngga enaknya “ditampar-tampar” oleh kalimat-kalimatnya Cikgu Okina saat enrichment before graduation Ibu Profesional Bandung bulan lalu.

Siap?

Siap (ikut merasa tertampar juga)?

Jangan klik continue reading kalau belum siap dan kuat. 😅

Continue reading “The Secret of Being Parent”

Belajar Geografi ala Anak-anak PengejaSemesta

Beberapa hari ini anak-anak sedang asik main dengan bola dunia besar yang ada di rumah. Gaya banget ya kami punya globe. Alhamdulillah, peninggalan almarhumah uyutnya anak-anak yang dulu semasa hidupnya berkiprah di dunia pendidikan formal. Uyut yang ceritanya Mamak tulis di sini di sini nih. Ngomong-ngomong soal kiprah di dunia pendidikan, Mamak jadi teringat lingkungan keluarga besar Mamak yang notabene hampir semua pengajar. Terus Mamak? Ya mengajar anak-anak lah, di rumah… Mengajari mereka untuk cuci piring bekas makan, menyapu lantai yang kotor setelah bermain, ( ini si Mamak sudah menyaingi Ibu tirinya Cinderella 😂 )

Cerita tentang keluarga Mamak yang guru-guru ini, sempat Mamak tulis juga di sini.

Baiklah, back to geo.

Continue reading “Belajar Geografi ala Anak-anak PengejaSemesta”